Sedang Ramai Dibahas
light_mode
Trending Tags
Beranda » Healing Moment » Ronde Jago Semarang, Menikmati Ronde Legendaris Salatiga di Tempat yang Lebih Modern

Ronde Jago Semarang, Menikmati Ronde Legendaris Salatiga di Tempat yang Lebih Modern

  • account_circle Yo Wen
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Healingers, kalau bicara soal kuliner legendaris di Salatiga, salah satu nama yang cukup dikenal adalah Ronde Sekoteng Jago. Sejak sekitar tahun 1960-an, Ronde Jago dikenal sebagai salah satu kudapan hangat yang cocok dinikmati di tengah udara Salatiga yang sejuk.

Konon, nama “Jago” digunakan karena usaha ini pada awalnya merupakan kedai jamu. Seiring waktu, Ronde Jago terus bertahan dan resepnya diwariskan secara turun-temurun. Kini, perjalanan usaha tersebut telah sampai pada generasi keempat, Airlangga Setia Darma Putra.

Namun, perjalanan kuliner kali ini tidak membawa kami ke Salatiga.

Ternyata, Ronde Jago juga bisa dinikmati di Semarang.

Dari Kedai Sederhana di Salatiga ke Tempat yang Lebih Modern di Semarang

Kalau Healingers pernah datang ke tempat asalnya di Salatiga, suasana Ronde Jago di sana terasa cukup khas.

Kedainya berada di pojokan sebuah pasar dan ukurannya tidak terlalu besar. Justru kesederhanaan inilah yang membuat suasananya terasa autentik. Duduk menikmati semangkuk ronde hangat di tengah suasana pasar memberikan pengalaman yang berbeda.

Sementara itu, Ronde Jago Semarang yang kami kunjungi berada di area Dee Milo, Jl. Kompol Maksum No.185, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50242.

Konsep tempatnya terasa lebih modern dibandingkan yang di Salatiga. Area duduknya juga lebih luas, sehingga lebih nyaman jika datang bersama teman atau keluarga.

Kondisi Ronde Jago Semarang yang biasanya ramai (Photo : Yowen)

Perbedaan konsep tempat ini mungkin juga menjadi salah satu alasan perbedaan harga. Seingat saya, harga Ronde Jago di Salatiga terasa lebih murah dibandingkan yang di Semarang. Meski demikian, pengalaman yang ditawarkan memang tidak persis sama.

Di Salatiga, daya tariknya ada pada suasana kedai sederhana yang sudah lama melekat dengan lingkungan pasar. Sementara di Semarang, Healingers mendapatkan tempat yang lebih luas dan modern untuk menikmati menu yang sama.

Ronde Sekoteng Jadi Pilihan Utama

Begitu sampai, saya langsung memesan salah satu menu andalannya, yaitu Ronde Sekoteng.

Hal yang paling saya suka dari ronde di tempat ini adalah tekstur bulatan rondenya. Teksturnya lembut saat digigit dan tidak terasa terlalu lengket di mulut.

Kuah jahenya juga cukup kuat.

Sensasi pedas dan hangat dari jahe terasa sejak suapan pertama. Buat saya, karakter seperti inilah yang membuat wedang ronde terasa semakin nikmat.

Dalam semangkuk Ronde Sekoteng juga terdapat berbagai pelengkap dan rempah yang memperkaya rasa. Jadi bukan hanya manis, tetapi ada aroma rempah dan sensasi hangat yang terasa setelah beberapa sendok.

Pas untuk Mengembalikan Energi Setelah Road Trip

Semarang memang tidak memiliki udara sedingin Salatiga. Bahkan pada siang hari, cuacanya bisa terasa cukup panas.

Namun saat itu kondisi badan memang sedang membutuhkan sesuatu yang hangat.

Kami baru saja menjalani road trip Jakarta–Semarang selama tiga hari, dan ini merupakan hari terakhir sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Menikmati hangatnya Ronde Sekoteng (Photo : Yowen)

Setelah beberapa hari berpindah tempat, berjalan, dan berkendara, semangkuk ronde jahe terasa seperti “doping” sederhana untuk mengembalikan energi.

Kadang healing memang tidak selalu harus ke tempat jauh atau mahal. Duduk sebentar, menikmati minuman hangat, lalu merasakan pedas jahe di tenggorokan juga sudah cukup menyenangkan.

Harga Ronde Jago Semarang

Saat kami berkunjung, harga menunya masih relatif masuk akal.

Ronde Sekoteng dibanderol sekitar Rp28.000, begitu juga dengan Ronde Jeruk yang harganya sekitar Rp28.000.

Kalau ingin mencoba menu lain, tersedia juga Kopi Susu Jahe dengan harga sekitar Rp24.000.

Bagi Healingers yang tidak ingin minuman panas, tersedia pula beberapa pilihan minuman dingin.

Sedikit informasi menarik, kata “wedang” berasal dari bahasa Jawa yang berarti minuman panas atau hangat. Jadi kalau disajikan dingin, sebenarnya kurang tepat lagi kalau disebut wedang.

Ronde Sekoteng Legendaris (Photo : Yowen)

Tentu saja, harga dan ketersediaan menu dapat berubah sewaktu-waktu. Jadi sebaiknya cek kembali daftar menu terbaru saat berkunjung.

Salah Satu Tempat Favorit Saat ke Semarang

Bagi saya, Ronde Jago Semarang menjadi salah satu tempat yang cukup favorit untuk dikunjungi ketika sedang berada di kota ini.

Ada cerita panjang di balik namanya, ada rasa familiar dari ronde yang lembut dan kuah jahe yang kuat, lalu ada pula pengalaman berbeda antara kedai asalnya di Salatiga dan tempatnya di Semarang.

Kalau Healingers sedang berada di Semarang dan ingin mencari minuman hangat dengan rasa jahe yang cukup terasa, Ronde Jago bisa masuk dalam daftar kuliner yang layak dicoba.

Apalagi setelah perjalanan panjang.

Semangkuk ronde hangat kadang memang cukup untuk membuat badan terasa lebih nyaman sebelum perjalanan berikutnya dimulai.

  • Penulis: Yo Wen

Pilihan Seru untuk Healingers

  • Wisata Instagramable Di Heha Sky View Yogyakarta

    Wisata Instagramable Di Heha Sky View Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Selain pesona wisata alam dan sejarahnya yang selalu jadi andalan, belakangan wisata dengan konsep kekinian memang menjadi trend tersendiri di Jogja. Salah satunya di Heha Sky View. Di sini kita akan menikmati wisata seru yang menyatukan panorama alam langit Jogja dengan kuliner dan desain yang instagramable. Berlokasi masih relatif dekat dengan kota Jogja, hanya sekitar […]

  • Tempat Wisata Jawa Barat Terbaru Gunung Pancar, Tempat Healing Terbaik!

    Tempat Wisata Jawa Barat Terbaru Gunung Pancar, Tempat Healing Terbaik!

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kalian sudah lelah dengan pekerjaan di ibukota? Banyak lembur, tanggung jawab semakin besar, jadi tidak punya waktu banyak untuk healing sejenak yang jauh dari hiruk pikuk kota besar. Saatnya mengunjungi tempat wisata Jawa Barat terbaru yang letaknya tidak jauh dari ibukota jadi tidak perlu cuti untuk menikmatinya. Salah satu tempat yang bisa kalian kunjungi adalah […]

  • Menikmati Touring Motor ke Puncak Gunung Telomoyo: Pengalaman Seru di Magelang

    Menikmati Touring Motor ke Puncak Gunung Telomoyo: Pengalaman Seru di Magelang

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Halo, Healingers! Pagi ini, dalam nuansa libur Imlek yang masih terasa, saya memutuskan untuk melakukan touring motor ke Puncak Gunung Telomoyo, salah satu destinasi favorit para pecinta touring di Magelang. Kebetulan, saya dipinjamkan unit motor Vario 160 untuk perjalanan kali ini. Momen ini sekaligus jadi kesempatan buat mencoba performa motor ini saat menaklukkan medan naik-turun […]

  • Rumah Apung Pulau Burung Serang: Kuliner Unik Makan di Atas Air photo_camera 5

    Rumah Apung Pulau Burung Serang: Kuliner Unik Makan di Atas Air

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Healingers, kalau kamu lagi cari pengalaman kuliner yang beda, wajib banget cobain Rumah Apung Pulau Burung. Tempat makan yang baru buka ini menawarkan sensasi makan di atas air dengan saung-saung estetik yang bikin suasana makin syahdu. Perjalanan touring menuju sini juga seru banget—mulai dari jalanan Serang sampai kumpul bareng teman, semua terasa jadi bagian dari […]

  • Touring Gunung Halimun: Serunya Jelajah “Sarang Macan Tutul” Bareng Healingers 16:51 Play Button

    Touring Gunung Halimun: Serunya Jelajah “Sarang Macan Tutul” Bareng Healingers

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pagi itu, sekitar pukul 09.00, kami sudah kumpul di Tigaraksa, siap memulai perjalanan touring menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Perjalanan dimulai lewat Tenjo dengan kondisi jalan yang masih rusak, lalu lanjut ke Jasinga dengan track berkelok yang cukup menantang tapi ditemani pemandangan super adem. Healingers, di tengah perjalanan kami sempat istirahat di Wisata […]

  • Keren, Menginap Ala Camping Di Bobocabin Rancaupas Bandung

    Keren, Menginap Ala Camping Di Bobocabin Rancaupas Bandung

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Weekend ini kami menginap ala camping di Bobocabin Rancaupas, Bandung. Banyak orang menyebutnya Glamping (Glamour Camping). Kami memulai perjalanan dari Jakarta ke arah Bandung dan keluar tol Pasir Koja. Kebetulan kondisi jalan malam ini cukup sepi sehingga kami hanya butuh waktu 1 jam perjalanan menuju bobocabin yang telah kami pesan. Sesampainya di Bobocabin Rancaupas, dinginnya […]

expand_less