Sedang Ramai Dibahas
light_mode
Trending Tags
Beranda » Healing Food » Cuanki & Batagor Serayu Bandung: Penantian Panjang yang Akhirnya Terbayar

Cuanki & Batagor Serayu Bandung: Penantian Panjang yang Akhirnya Terbayar

  • account_circle Yo Wen
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awal tahun selalu jadi momen yang pas untuk berburu kuliner favorit, termasuk saat main ke Bandung. Kali ini, healingers, saya akhirnya kembali mencoba salah satu kuliner yang sejak lama masuk wishlist tapi selalu gagal didatangi, yaitu Cuanki dan Batagor Serayu Bandung. Jujur saja, ini bukan kunjungan pertama saya mencoba ke tempat ini. Sudah beberapa kali mampir, tapi selalu tidak beruntung—entah karena sudah habis atau justru datang saat tempatnya tutup.

Namun, hari ini berbeda.

Datang Tepat Jam Makan Siang, Tapi Masih Harus Menunggu

Hari ini saya datang di hari Jumat, tepat pukul 12.00 siang, jam yang bisa dibilang jam rawan tapi juga jam emas untuk berburu kuliner. Sayangnya, saat sampai di lokasi, Cuanki & Batagor Serayu terlihat tutup. Sempat terpikir, “wah, gagal lagi nih.”

Ternyata, tempat ini tutup sementara karena ibadah Jumat. Jadi bukan tutup seharian. Di depan lokasi sudah terlihat beberapa orang yang tampaknya juga sedang menunggu, sama seperti saya. Suasananya masih cukup lengang, belum terlihat kerumunan.

Beberapa menit berlalu, dan suasana mulai berubah.

Dari Sepi ke Antrean Panjang dalam Hitungan Menit

Satu per satu orang mulai berdatangan. Tanpa sadar, antrean pun terbentuk dengan rapi. Menariknya, healingers, di sini antrean dibuat terpisah antara pelanggan yang ingin makan di tempat dan yang ingin take away.

Antrian di Cuanki Serayu Bandung – Photo By Yowen

Untuk take away, pengunjung bisa langsung pesan dan bayar di kasir. Sementara untuk makan di tempat, antrean dibuat tersendiri hingga mendapat tempat duduk. Sistem ini cukup membantu agar antrean tetap tertib meskipun pengunjung terus berdatangan.

Area Makan Indoor dan Outdoor

Cuanki & Batagor Serayu menyediakan dua pilihan area makan, yaitu indoor dan outdoor. Area dalam cocok untuk kamu yang ingin duduk santai, sementara area outdoor pas buat healingers yang suka suasana terbuka sambil menikmati udara Bandung.

Tak heran kalau tempat ini selalu ramai. Suasananya sederhana, tapi hidup—tipikal kuliner Bandung yang lebih mengutamakan rasa daripada gimmick.

Menu Andalan: Cuanki, Tapi Batagor Tetap Menggoda

Pastinya, menu favorit di tempat ini adalah cuanki-nya. Hampir semua orang yang datang memesan cuanki. Tapi karena penasaran, saya akhirnya memutuskan untuk memesan satu porsi batagor juga. Rasanya sayang kalau sudah sejauh ini tapi tidak mencoba dua-duanya.

Batagor Serayu Bandung – Photo by Yowen

Satu porsi cuanki di sini dibanderol dengan harga Rp 23.000, harga yang masih sangat masuk akal untuk ukuran kuliner legendaris Bandung.

Cita Rasa yang Berbeda dari Cuanki Kebanyakan

Begitu suapan pertama masuk, langsung terasa bedanya. Rasa ikan di cuanki-nya sangat kuat, tapi tetap ringan dan tidak amis. Ini bukan tanpa alasan, healingers.

Cuanki Serayu Bandung – Photo by Yowen

Berbeda dengan cuanki pada umumnya yang menggunakan kaldu ayam atau kaldu sapi, Cuanki Serayu menggunakan kaldu dari tulang ikan. Inilah yang membuat kuahnya terasa khas, gurih alami, dan punya aroma yang berbeda dari cuanki lain.

Isian cuankinya juga terasa padat, dengan tekstur yang pas dan tidak lembek.

Batagor Renyah di Luar, Lembut di Dalam

Untuk batagornya, hasilnya juga tidak mengecewakan. Batagor digoreng renyah, tetapi bagian dalamnya tetap lembut dan terasa ikannya. Tidak kering, tidak keras, dan sangat pas disantap selagi hangat dengan siraman bumbu kacang.

Perpaduan cuanki berkuah hangat dan batagor goreng ini benar-benar bikin puas, apalagi disantap di jam makan siang.

Berdiri Sejak 2017 dan Pernah Viral

Sebagai informasi, healingers, Cuanki & Batagor Serayu sudah berdiri sejak tahun 2017. Tempat ini sempat viral dan berlokasi di Jalan Serayu, sesuai dengan nama yang mereka gunakan.

Meski sudah bertahun-tahun berlalu sejak viral pertama kali, tempat ini tetap konsisten menjaga kualitas rasa. Itulah yang membuat banyak orang rela antre dan kembali lagi.

Rekomendasi Kuliner Bakso & Cuanki Serayu Bandung

Setelah beberapa kali gagal, akhirnya penantian saya untuk mencicipi Cuanki & Batagor Serayu Bandung benar-benar terbayar. Dari kuah cuanki berbasis tulang ikan yang khas, batagor yang renyah tapi lembut, hingga suasana antrean yang tertib—semuanya jadi pengalaman kuliner yang menyenangkan.

Buat healingers yang sedang atau berencana liburan ke Bandung, tempat ini layak banget masuk daftar kuliner wajib coba. Tapi satu tips penting: datang lebih awal dan perhatikan jam ibadah Jumat, ya. Biar tidak mengalami drama “hampir gagal” seperti saya 😄

  • Penulis: Yo Wen

Pilihan Seru untuk Healingers

  • Menyapa Matahari di Gereja Ayam Bukit Rhema: Petualangan Spiritual dan Kuliner di Magelang

    Menyapa Matahari di Gereja Ayam Bukit Rhema: Petualangan Spiritual dan Kuliner di Magelang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Desa Wisata Kembanglimus mungkin belum familiar di telinga banyak orang. Namun, jika mendengar nama Gereja Ayam, pasti banyak yang langsung teringat adegan Rangga dan Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2. Gereja unik ini terletak di Bukit Rhema, bagian dari Desa Wisata Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Selain menawarkan pengalaman spiritual, tempat ini juga […]

  • Pengalaman Seru Glamping di Kema Merbabu: Surga di Kaki Gunung Merbabu

    Pengalaman Seru Glamping di Kema Merbabu: Surga di Kaki Gunung Merbabu

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Setelah sebelumnya mencoba pengalaman menginap di Sunsetfalls Garden & Resort, yang terletak di dataran tinggi Kopeng dan kaki Gunung Merbabu, kali ini kami memutuskan untuk mencoba glamping di Kema Merbabu, yang berada di sisi timur Gunung Merbabu. Perjalanan Menuju Kema Merbabu Perjalanan dimulai dari Kopeng, menyusuri Jl. Salatiga – Solo, dan dilanjutkan menuju kaki Gunung […]

  • Kedai Makmoer 88 Lippo Karawaci photo_camera 6

    Bubur Kanton Karawaci yang Lagi Hits, Mulai 20 Ribuan!

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kalau healingers lagi bosan dengan bubur ayam biasa, cobain deh sensasi Bubur Kanton di Kedai Makmoer 88 yang lagi hits di Karawaci. Pilihan menunya lengkap banget, mulai dari Bubur Kanton Udang, Sapi, Jamur, Polos, hingga Ayam favorit banyak orang. Dengan harga mulai Rp20.000, healingers sudah bisa menikmati semangkuk bubur hangat yang lembut dan gurih—cocok disantap […]

  • RM Ayam Bunut Sukabumi: Sajian Lezat dari Kota Moci

    RM Ayam Bunut Sukabumi: Sajian Lezat dari Kota Moci

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sukabumi, kota kecil yang terletak di Jawa Barat, memiliki banyak daya tarik wisata alam dan kuliner. Salah satu kuliner yang kini semakin populer adalah sajian dari RM Ayam Bunut. Rumah makan ini dikenal dengan sajian ayamnya yang khas dan cita rasa yang lezat. Sejarah Singkat Ayam Bunut Sukabumi RM Ayam Bunut sudah berdiri cukup lama […]

  • Puncak Arus Mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Semarang Tercatat 40.448 Kendaraan

    Puncak Arus Mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Semarang Tercatat 40.448 Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Puncak arus mudik kendaraan yang memasuki Kabupaten Semarang pada musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 tercatat pada Sabtu (21/12/2024). Kendaraan yang melintas sebanyak 40.448 kendaraan. Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, menyebutkan bahwa angka ini tercatat berdasarkan data dari pengelola jalan tol. Data tersebut menunjukkan sebanyak 40.448 kendaraan keluar melalui exit tol Banyumanik […]

  • Kuliner Legendaris di Salatiga: Warung Joglo Bu Rini, Surga Pecinta Iga Bakar

    Kuliner Legendaris di Salatiga: Warung Joglo Bu Rini, Surga Pecinta Iga Bakar

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Salatiga, kota kecil nan sejuk di Jawa Tengah, tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya tetapi juga wisata kuliner yang menggugah selera. Salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi adalah Warung Joglo Bu Rini. Berlokasi di Jl. Mawar No.5b, Sidorejo Lor, warung ini menawarkan pengalaman makan khas Jawa yang autentik, lengkap dengan suasana tradisional dan menu […]

expand_less