Sedang Ramai Dibahas
light_mode
Trending Tags
Beranda » Healing Article » Icip Icip Kopi Rasa Mbako Khas Temanggung

Icip Icip Kopi Rasa Mbako Khas Temanggung

  • account_circle Yo Wen
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kopi khas Temanggung menjadi salah satu kopi unik di tanah Jawa. Buat Anda yang penggemar kopi, rasanya sayang bila melewatkan kesempatan untuk ikutan icip icip rasa unik kopi dari tanahnya petani tembakau di Jawa ini.

Kopi khas Temanggung sebenarnya sudah banyak dikenal di dunia. Citarasa uniknya sudah banyak digemari. Hanya saja, tak banyak yang tahu kalau kopi tersebut adalah produksi dari daerah Temanggung.

Apa Yang Unik Dari Kopi Khas Temanggung

Tidak banyak orang memahami fakta bahwa kopi Temanggung sebenarnya adalah produksi kopi terbesar di Jawa. Secara spesifik juga dikenal berdasarkan lokasi penanamannya seperti kopi Prau di lereng gunung Prau, kopi Sindoro dan kopi Sumbing yang ditanam di kaki gunung gunung tersebut.

Kopi khas Temanggung ini merupakan jenis kopi arabika. Meski terdapat pula jenis kopi robusta yang ditanam di seputaran Temanggung. Kopi ini biasa ditanam di area pegunungan, tepatnya di kaki gunung Sindoro dan kaki gunung Sumbing.

Penanaman kopi di kawasan lembab berudara dingin seperti di kaki gunung kawasan Temanggung menjadikan citarasa kopi sedikit unik.

Kopi Temanggung sendiri pada umumnya ditanam pada ketinggian 1200 sampai 2000 mdpl dengan suhu relatif rendah pada kisaran 15o C hingga 24o C. Tingkat kelembaban udara di kawasan ini juga relatif tinggi. Embun dan kabut sudah menjadi hal lazim yang muncul setiap harinya.

Kondisi alam ini mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Ada sedikit rasa lebih nutty dan gurih ketika Anda mencicipi kopi khas Temanggung. Tidak terlalu pahit dan tidak asam, terutama untuk jenis arabika. Alih alih terasa pahit, kopi justru seperti mengandung unsur caramel.

Tetapi yang membuat citarasa dari kopi unik ini berbeda adalah adanya aroma ringan tembakau pada seduhannya. Bahkan Anda bisa menghirup aroma tersebut dari biji keringnya. Ini tentu saja tidak Anda temukan pada kopi kopi jenis lain, bahkan di dunia.

Bagaimana citarasa tembakau atau mbako bisa muncul pada kopi Temanggung?

Teknik penanaman dari kopi khas Temanggung ini menjadi jawaban. Mengapa kopi bisa memiliki aroma tembakau ketika dihirup?

Di Temanggung sudah biasa dilakukan sistem pertanian tumpang sari atau ditanamkan bersama pada lahan yang sama. Ini juga dilakukan pada kopi dan tembakau. Sehingga
kopi yang dihasilkan dari teknik pertanian ini memiliki citarasa unik dengan aroma ringan tembakau di dalamnya. Penanaman bersama membuat kopi menyerap aroma dari tanaman tembakau yang ada di sampingnya.

Dengan rasa uniknya ini, kopi Temanggung menjadi jawara dalam banyak kompetisi rasa kopi di dunia. Tidak hanya untuk jenis kopi arabikanya saja, tetapi juga untuk jenis kopi robusta yang notabene tidak begitu digemari dan dihargai lebih murah.

Bila Anda tertarik mencicipi kopi khas Temanggung, jangan segan untuk singgah di
warung warung kopi yang banyak berdiri di kawasan Temanggung. Cicipi kopi organik asli yang diproses dengan teknik sederhana. Jadikan pengalaman lidah ini menjadi pengalaman baru yang berkesan.

  • Penulis: Yo Wen

Healingers Bilang Apa? (0)

Saat ini belum ada komentar

Leave a Reply

Pilihan Seru untuk Healingers

  • Mengapa Penumpang Selalu Masuk Pesawat dari Sebelah Kiri? Ini Alasannya

    Mengapa Penumpang Selalu Masuk Pesawat dari Sebelah Kiri? Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu memperhatikan bahwa penumpang pesawat selalu naik dan turun dari sisi kiri pesawat? Aktivitas ini bukan hanya dilakukan saat menggunakan tangga manual, tetapi juga melalui garbarata. Posisi garbarata yang terletak di sisi kiri area parkir pesawat membuktikan konsistensi ini. Namun, mengapa penumpang selalu naik dan turun dari sisi kiri pesawat? Faktor Keselamatan adalah Utama […]

  • Mengeksplorasi Fasilitas dan Kenyamanan di Destinasi Wisata Ciremai Land, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Ciremai

    Mengeksplorasi Fasilitas dan Kenyamanan di Destinasi Wisata Ciremai Land, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Ciremai

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Destinasi wisata Ciremai Land, sebuah destinasi penginapan di kaki Gunung Ciremai, Jawa Barat, mungkin belum begitu terkenal namanya. Akan tetapi, destinasi ini menawarkan pesona alam yang menakjubkan. Dalam perjalanan ini, kami mengeksplorasi fasilitas dan pengalaman yang ditawarkan oleh tempat yang baru-baru ini direnovasi. Fasilitas di Ciremai Land Kami tiba di destinasi wisata Ciremai Land pada […]

  • Wisata Kekinian Di Gunung Kidul, Heha Ocean View

    Wisata Kekinian Di Gunung Kidul, Heha Ocean View

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tidak hanya dimanjakan dengan pesona langit Jogja dengan gaya kekinian. Kini hadir juga pesona pantai Selatan dengan gaya kekinian di Heha Ocean View. Apa yang membuat kawasan wisata ini layak untuk Anda kunjungi? Sebagaimana Anda jumpai di Heha Ocean View, destinasi wisata Heha Ocean View juga lagi lagi menyuguhkan keunikan kawasan wisata yang memadukan panorama […]

  • Puncak Arus Mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Semarang Tercatat 40.448 Kendaraan

    Puncak Arus Mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Semarang Tercatat 40.448 Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Puncak arus mudik kendaraan yang memasuki Kabupaten Semarang pada musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 tercatat pada Sabtu (21/12/2024). Kendaraan yang melintas sebanyak 40.448 kendaraan. Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, menyebutkan bahwa angka ini tercatat berdasarkan data dari pengelola jalan tol. Data tersebut menunjukkan sebanyak 40.448 kendaraan keluar melalui exit tol Banyumanik […]

  • Menyapa Matahari di Gereja Ayam Bukit Rhema: Petualangan Spiritual dan Kuliner di Magelang

    Menyapa Matahari di Gereja Ayam Bukit Rhema: Petualangan Spiritual dan Kuliner di Magelang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Desa Wisata Kembanglimus mungkin belum familiar di telinga banyak orang. Namun, jika mendengar nama Gereja Ayam, pasti banyak yang langsung teringat adegan Rangga dan Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2. Gereja unik ini terletak di Bukit Rhema, bagian dari Desa Wisata Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Selain menawarkan pengalaman spiritual, tempat ini juga […]

  • Cari Tempat Wisata Jawa Barat Terbaru Coba Kunjungi Ujung Genteng

    Cari Tempat Wisata Jawa Barat Terbaru Coba Kunjungi Ujung Genteng

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Yo Wen
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Salah satu tempat terbaik untuk healing adalah pantai Ujung Genteng yang merupakan tempat wisata Jawa Barat terbaru. Bertempat di daerah Sukabumi dengan akses yang tidak terlalu sulit. Pantai Ujung Genteng berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Pantai ini memiliki debur ombak yang bisa menjadi salah satu cara untuk menenangkan jiwa yang gelisah. Bisa karena terlalu sibuk […]

expand_less